Penelitian ini mengkaji implementasi pendampingan seni tilawah Al-Qur’an berbasis Participatory Action Research (PAR) untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa. Rendahnya kemampuan baca Al-Qur’an yang ditandai dengan kurangnya pemahaman tajwid, kelemahan dalam melafalkan makhraj, dan minimnya apresiasi terhadap seni baca Al-Qur’an menjadi latar belakang penelitian. Melalui pendekatan PAR yang diterapkan dalam dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi), penelitian ini melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berbasis PAR berhasil meningkatkan: (1) Kemampuan seni tilawah dengan peningkatan penguasaan tajwid sebesar 40% dan kemampuan melagukan ayat sebesar 35%, (2) Kepercayaan diri siswa dalam memperagakan seni tilawah, dan (3) Partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler seni tilawah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan PAR dengan pembelajaran seni tilawah efektif dalam mengembangkan literasi Al-Qur’an yang komprehensif sekaligus melestarikan seni budaya Islami di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2025