Hepatitis C Virus (HCV) adalah virus yang menyerang hati dan ditularkan terutama melalui darah, termasuk melalui transfusi darah yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HCV pada pendonor darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei. Penelitian dilakukan pada April 2025 di UUD PMI Kota Medan menggunakan metode CLIA. Sampel terdiri dari 87 pendonor darah yang diperiksa menggunakan metode Chemiluminescent Immunoassay (CLIA). Ditemukan 4 pendonor (4,6%) reaktif HCV dan 83 pendonor (95,4%) non-reaktif. Kasus reaktif lebih banyak ditemukan pada laki-laki (3 orang) dibandingkan perempuan (1 orang), dan pada usia dewasa antara 23 hingga 52 tahun. Meskipun telah melalui tahap seleksi awal, pendonor masih dapat membawa infeksi HCV. Skrining ketat Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) harus diterapkan secara menyeluruh. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa skrining donor darah perlu diperketat dengan metode molekuler.
Copyrights © 2025