Hipertensi sering dikenal sebagai silent killer karena banyak lansia yang mengalaminya tidak merasakan keluhan apa pun, meskipun tekanan darah mereka tinggi selama bertahun-tahun. Pada kelompok usia 60–74 tahun, hampir setengah lansia mengalami hipertensi, dan jika tidak ditangani, kondisi ini dapat memicu penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab kematian terbesar di dunia. Senam Tai Chi mulai banyak digunakan sebagai terapi alternatif karena gerakannya lembut, teratur, dan membantu tubuh lebih rileks. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ni bertujuan menilai pengaruh senam Tai Chi terhadap penurunan tekanan darah dan kecemasan pada lansia hipertensi di wilayah Tarantang, Kota Padang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat menggunakan desain quasi-experiment dengan model two group pretest–posttest, melibatkan 20 lansia berusia 60–75 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil Pengabdian Masyarakat menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik (p = 0,003), diastolik (p = 0,000), serta tingkat kecemasan (p = 0,000) pada kelompok perlakuan setelah mengikuti senam Tai Chi enam kali dalam dua minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Dengan demikian, senam Tai Chi terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah dan kecemasan pada lansia hipertensi.
Copyrights © 2025