Moderasi beragama merupakan konsep penting dalam ajaran Islam yang menekankan keseimbangan, keadilan, dan toleransi dalam kehidupan beragama. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan multireligius, implementasi moderasi beragama menjadi strategi fundamental untuk menjaga keharmonisan sosial serta mencegah berkembangnya ekstremisme keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pendidikan Islam melalui pendekatan studi literatur. Kajian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama telah diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan formal melalui kebijakan kurikulum seperti KMA No. 184 Tahun 2019, yang mencakup pendidikan karakter dan nilai-nilai antikorupsi. Madrasah dan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman keagamaan yang moderat melalui pendekatan khas seperti halaqah, sorogan, dan penekanan pada nilai kebersamaan serta kedisiplinan. Di tingkat perguruan tinggi, pendekatan pembelajaran bersifat analitis dan dialogis sangat diperlukan untuk membentuk pemikiran kritis dan toleran mahasiswa. Hasil kajian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membangun generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berwawasan moderat, inklusif, dan cinta damai. Implementasi moderasi beragama yang efektif menuntut dukungan dari kurikulum, metode pembelajaran, budaya sekolah, dan komitmen seluruh komponen pendidikan.
Copyrights © 2023