Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah, terutama sektor kuliner yang membutuhkan efisiensi proses produksi. Warung Makan Watugedhe Singosari menghadapi kendala rendahnya efisiensi penghalusan bumbu karena masih menggunakan blender konvensional berkapasitas kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan produktivitas mitra melalui penerapan mesin penghalus bumbu kapasitas 6 kg/proses. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, perancangan dan pembuatan mesin, implementasi di lokasi mitra, serta pelatihan dan evaluasi hasil. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 1.100%, efisiensi waktu sebesar 65%, dan penghematan energi listrik 25%. Mitra juga mampu mengoperasikan dan merawat mesin secara mandiri. Penerapan teknologi tepat guna ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kemandirian UMKM kuliner serta berpotensi direplikasi pada usaha sejenis di daerah lain.
Copyrights © 2025