Penelitian ini membahas implementasi pembinaan kemandirian anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta pada masa efisiensi anggaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan tetap terlaksana, meskipun dengan penyesuaian intensitas yang tidak sepadat sebelumnya. LPKA berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan melalui adaptasi dan kerja sama, sedangkan anak binaan tetap terlibat aktif. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya instruktur, masa pidana singkat, serta risiko kembali ke lingkungan lama
Copyrights © 2025