Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep manajemen kinerja berbasis Maqashid Syariah dapat diterapkan dalam penguatan soft skills santri di lingkungan pesantren. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini dilakukan di salah satu Pondok Pesantren Provinsi Lampung yang telah mengintegrasikan nilai-nilai Maqashid Syariah dalam sistem pembinaan santrinya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan soft skills seperti komunikasi, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, dan empati terbukti meningkat melalui praktik manajemen kinerja yang berorientasi pada perlindungan agama (din), jiwa (nafs), akal (aql), keturunan (nasl), dan harta (mal). Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan spiritual-etik dalam pengembangan karakter dan keterampilan santri sebagai generasi penerus umat.
Copyrights © 2025