Penelitian ini mengkaji potensi penerapan teknologi Brain-Computer Interface (BCI) sebagai media pembelajaran adaptif untuk anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). ADHD merupakan gangguan neurodevelopmental yang mempengaruhi perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas, yang sering menghambat proses pembelajaran anak. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara ahli, ditemukan bahwa pola aktivitas otak anak ADHD khususnya peningkatan rasio gelombang theta/beta dapat dimanfaatkan sebagai indikator fokus dalam sistem BCI berbasis EEG. Hasil wawancara dengan ahli neurosains, guru SLB, dan pengembang BCI menunjukkan kebutuhan akan sistem yang responsif (<1 detik latency), tahan gangguan gerak, serta memiliki antarmuka visual yang sederhana dan edukatif. Analisis literatur juga mengungkap bahwa media pembelajaran eksisting masih belum mengintegrasikan data neurofisiologis secara real-time. Temuan menunjukkan adanya kesenjangan riset dalam konteks pemanfaatan BCI untuk anak ADHD, khususnya di lingkungan pendidikan inklusif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan prototipe media pembelajaran adaptif berbasis BCI yang terjangkau, intuitif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna lokal.
Copyrights © 2025