Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk pribadi siswa yang berakhlakul karimah di SMP Negeri 2 Kota Tebing Tinggi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan agama dalam menginternalisasikan nilai moral dan karakter islami di tengah tantangan era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki empat peran utama dalam pembentukan akhlakul karimah siswa, yaitu sebagai pendidik nilai, teladan (uswah hasanah), pembimbing spiritual, dan motivator kegiatan keagamaan. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, pendekatan emosional, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Faktor pendukung utama adalah lingkungan sekolah yang religius dan dukungan kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh negatif media sosial, kurangnya perhatian orang tua, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan akhlakul karimah sangat bergantung pada integrasi antara keteladanan guru, budaya religius sekolah, dan kerja sama antara keluarga serta masyarakat. Dengan demikian, guru PAI berperan sebagai agen moral yang menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari siswa untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab sosial.
Copyrights © 2025