Perkembangan teknologi digital dan internet telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, belajar, dan beribadah. Komunitas iman virtual muncul sebagai respons terhadap perubahan ini, menawarkan peluang baru untuk pendidikan agama Kristen. Artikel ini membahas tantangan yang dihadapi dalam membangun komunitas iman virtual, termasuk kesenjangan akses teknologi dan hilangnya interaksi langsung. Artikel ini juga mengeksplorasi peluang yang ditawarkan oleh platform digital untuk memperluas jangkauan pelayanan gereja dan meningkatkan keterlibatan jemaat. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber tentang komunitas iman virtual dan pendidikan agama Kristen di era digital. Dengan pendekatan yang inovatif dan adaptif, pemimpin gereja dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pertumbuhan rohani dan memastikan relevansi komunitas iman di era digital.
Copyrights © 2024