Sawerigading
Vol 18, No 3 (2012): SAWERIGADING, Edisi Desember 2012

AFIKS PEMBENTUK VERBA DALAM BAHASA BINONGKO

Jerniati I. (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2017

Abstract

Binongko language has a vey important role in daily life for the speakers. In addition to itsfunction as an instructional languae and ethnic identity, Binongko language is also one element of national cultural property. It means that its extinction of vernacular will impact to the loss of cultural elements which is unvaluable. Therefore, the preservation, maintenance, and development through language building and development like research on all aspects of the necessary absolutely must be done. Method used is descriptive. The analysis specifically shows that affix forming verb in Binongko language is much enough, but some of them are not productive its usage in daily communication. In addition, morphophonemic is hardly found in. Bahasa Binongko mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat penuturnya. Selain karena fungsinya sebagai bahasa pengantar dan identitas etnik yang bersangkutan, bahasa Binongko juga merupakan salah satu unsur kekayaan budaya secara nasional. Artinya, punahnya sebuah bahasa daerah akan berdampak pula kepada punahnya unsur kebudayaan yang tiada ternilai harganya. Oleh karena itu, pelestarian dan pemertahanan serta perkembangan melalui pembinaan dan pengembangan bahasa, antara lain melalui penelitian dari berbagai aspek mutlak dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengkajian secara khusus ini menunjukkan bahwa afiks pembentuk verba dalam bahasa Binongko cukup banyak walaupun beberapa di antaranya tidak terlalu produktif penggunaannya dalam komunikasi sehari-hari. Sementara itu, proses morfofonemik hampir tidak ditemukan di dalamnya.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

sawerigading

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SAWERIGADING is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in SAWERIGADING have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SAWERIGADING is published by Balai Bahasa Sulawesi Selatan twice times a ...