AbstractThis research aims to describe the uniqueness of word-formation used in the short story Jodoh by A. A. Navis, in particular, the absorption of affixes and utilization of certain affixes. The method used is a descriptive qualitative with a stylistic approach. The data used in this research are short story Jodoh which is, contained in a collection of short story Jodoh by A. A. Navis published in 1999 by Gramedia. The data collected by library study and analyzed by a descriptive qualitative method. The results showed that many aspects of wordformation use the absorption of affixes (meng, ber, -an, and -kan), absorption of reduplication words, utilization of affixes (se, meng-i (-kan), di-i, and ter-), and the use of basic forms of the Minangkabau language. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekhasan pembentukan kata yang digunakan dalam cerpen Jodoh karya A. A. Navis, khususnya pelesapan afiks dan pemanfaatan afiks tertentu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah cerpen Jodoh yang dimuat dalam kumpulan cerpen Jodoh karya A. A. Navis yang diterbitkan tahun 1999 oleh Gramedia. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pembentukan kata banyak menggunakan bentuk pelesapan afiks (meng-, ber-, -an, dan –kan), pelesapan bentuk ulang, pemanfaatan afiks (se-, meng-i (-kan), di-i, dan ter-), dan pemanfaatan bentuk dasar bahasa Minangkabau.
Copyrights © 2019