Budaya Dayak Maanyan tercermin dari bahasa yang digunakan serta peribahasa yang dimunculkan dalam tindak komunikasi. Penelitian ini akan menganalisis sisi semantik dalam peribahasa Dayak Maanyan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori semantik. Objek penelitian ini adalah peribahasa daerah yang berbahasa Dayak Maanyan.Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik kepustakaan, observasi di lapangan dan wawancara. Selanjutnya dalam pengolahan data, langkah dan kegiatan yang dilakukan adalah menyusun dan mengolah data yang terkumpul menurut topik-topik pembahasan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peribahasa Dayak Maanyan dikenal sebagai petatah-petitih yang mengandung nasihat, sindiran, pujian, dan bahasa-bahasa diplomatis yang sering digunakan dalam acara adat. Peribahasa Dayak Maanyan dalam penelitian ini mengungkapkan banyak hal tentang perilaku masyarakatnya.
Copyrights © 2017