Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi pendidikan perdamaian dalam sistem pendidikan formal menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah, jurnal akademik, dan sumber kredibel lainnya yang relevan dengan tema pendidikan perdamaian. Temuan menunjukkan bahwa integrasi pendidikan perdamaian menghadapi hambatan sistemik, budaya, dan praktis, seperti prioritas pada mata pelajaran akademik, kurangnya pelatihan guru, serta resistensi institusional dan politik. Dinamika konflik global, seperti ketegangan etnis dan polarisasi digital, menggarisbawahi urgensi pendidikan perdamaian untuk menanamkan nilai toleransi, keadilan, dan keterampilan penyelesaian konflik pada generasi muda. Program seperti Education for Peace di Bosnia dan Generations for Peace di Yordania membuktikan efektivitasnya dalam mengurangi prasangka dan meningkatkan kohesi sosial, meskipun tantangan seperti ketidaksesuaian budaya dan keterbatasan sumber daya masih ada. Penelitian ini merekomendasikan advokasi kebijakan, pelatihan guru, integrasi literasi digital, dan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan efektivitas pendidikan perdamaian guna membangun masyarakat yang inklusif dan damai.
Copyrights © 2025