Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan stres akademik ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa kedokteran tingkat akhir di Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan crosssectional.. Dalam penelitian ini, yang merupakan populasi adalah mahasiswa angkatan 21 dan angkatan 22 dengan total populasi 434 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres akademik mahasiswa kedokteran tingkat akhir di Universitas Andalas berada pada kategori sedang dilihat dari nilai rata-rata empiris dan simpangan baku. Kondisi ini menandakan bahwa mahasiswa kedokteran menghadapi tekanan akademik yang cukup tinggi, namun masih dalam batas kemampuan adaptasi psikologis yang dapat dikendalikan. Sebagian besar mahasiswa masih dapat menyeimbangkan tuntutan akademik dengan kondisi emosional dan sosialnya, meskipun tekanan eksternal seperti beban skripsi dan tanggung jawab akademik lainnya cukup dominan
Copyrights © 2025