Percepatan digitalisasi dalam fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) di Indonesia semakin pesat pascapandemi COVID-19. Krisis kesehatan global ini telah memicu perubahan mendasar dalam model kerja, struktur interaksi organisasi, dan desain proses SDM. Literatur dari lima tahun terakhir menunjukkan bahwa SDM digital di Indonesia tidak lagi dianggap semata-mata sebagai mekanisme otomatisasi administratif, tetapi mulai berorientasi pada infrastruktur strategis yang mendukung kelincahan organisasi, pengalaman karyawan, dan pengambilan keputusan SDM berbasis bukti. Platform seperti sistem informasi SDM dan sistem manajemen pembelajaran telah menjadi tulang punggung utama implementasi karena kemampuannya untuk memusatkan data, mempercepat pelaporan, menyediakan kapabilitas swalayan, dan memfasilitasi analitik deskriptif-prediktif yang tepat waktu melalui dasbor dan algoritma pengelompokan dasar. Dengan menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis kerangka kerja PRISMA, artikel ini secara sistematis memetakan arah pengembangan SDM digital dan analitik SDM di Indonesia pascapandemi, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat, serta menyoroti urgensi penyelarasan tata kelola teknologi dengan desain pengalaman karyawan yang tepercaya, adil, dan secara strategis sesuai konteks negara berkembang.
Copyrights © 2025