Aksara
Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025

Pengaruh Literasi Emosi terhadap Keterampilan Menulis Cerita Anak Pada Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

S. Nailul Muna Aljamaliah (Universitas Pendidikan Indonesia)
Sumiyadi Sumiyadi (Universitas Pendidikan Indonesia)
Yulianeta Yulianeta (Universitas Pendidikan Indonesia)
Halimah Halimah (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2025

Abstract

This study aims to analyse the difficulties students face in developing quality children's story writing skills, particularly in relation to emotional literacy and content suitability for children's psychological development. Writing children's stories requires writers to not only master narrative techniques but also the ability to manage and reflect emotions effectively so that their writing can touch and be relevant to children. The main objective of this study is to identify the difficulties experienced by students majoring in Primary School Teacher Education (PGSD) in writing children's stories in this context and to analyse the role of emotional literacy in improving the quality of their writing. This study uses a qualitative approach involving three classes of fourth-year students as samples. Data collection was conducted through surveys, interviews, and observations of the writing process. The results of the study show that students face challenges in two main aspects: first, difficulty in choosing ideas and themes that are appropriate for children's cognitive and emotional development stages; second, challenges in integrating story elements (characters, plot, theme) into a cohesive whole. These findings consistently underline the importance of emotional literacy as a determining variable that helps students choose themes and compose stories with the appropriate emotional depth. Therefore, this study recommends the need for a holistic curriculum integration, including comprehensive training in emotional literacy and an in-depth understanding of child development psychology to improve the quality of their writing. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan menulis cerita anak yang berkualitas, khususnya terkait dengan literasi emosi dan kesesuaian konten terhadap perkembangan psikologis anak-anak. Menulis cerita anak menuntut penulis untuk tidak hanya menguasai teknik narasi, tetapi juga kemampuan untuk mengelola dan merefleksikan emosi secara efektif agar tulisan dapat menyentuh dan relevan bagi anak-anak. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan menulis cerita anak yang dialami mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam konteks tersebut dan menganalisis peran literasi emosi dalam meningkatkan kualitas penulisan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan tiga kelas mahasiswa tingkat empat sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara, dan observasi terhadap proses penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi tantangan dalam dua aspek utama: pertama, kesulitan dalam memilih ide dan tema yang sesuai dengan tahapan perkembangan kognitif dan emosional anak; kedua, tantangan dalam mengintegrasikan elemen cerita (karakter, alur, tema) menjadi satu kesatuan yang kohesif. Temuan ini secara konsisten menggarisbawahi pentingnya literasi emosi sebagai variabel penentu yang membantu mahasiswa memilih tema dan menyusun cerita dengan kedalaman emosional yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi kurikulum yang holistik, mencakup pelatihan komprehensif literasi emosi dan pemahaman mendalam mengenai psikologi perkembangan anak untuk meningkatkan kualitas tulisannya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aksara

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Aksara is a journal that publishes results of literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literature. All articles in Aksara have passed the reviewing process by peer reviewers and edited by editors. Aksara is published by Balai Bahasa Bali twice a year, June and December. ...