Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di lingkungan sekolah, dengan studi kasus di SMKN 1 Bukit Santuai. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa tahapan pengelolaan aset sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 19 Tahun 2016 sebagian belum berjalan optimal. Permasalahan pengelolaan aset di SMKN 1 Bukit Santuai terdapat di tahapan pemeliharaan dan perawatan aset sekolah yang belum terjadwal rutin, Penggunaan aset sekolah yang kurang di manfaatkan, serta penghapusan dan pengamanan aset yang belum di lengkapi dengan identifikasi seperti kode barang dan label aset. Kendati demikian, terdapat tahapan pengelolaan aset yang berjalan optimal seperti aspek perencanaan yang berbasis kebutuhan aktual, pencatatan dan pelaporan aset sekolah yang sudah dilakukan secara digitalisasi.
Copyrights © 2025