Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah untuk mengelola ciptaan-Nya. Ketidakmampuan manusia mengendalikan kedagingannya mengakibatkan dosa, yang bermula dari Adam dan Hawa. Dosa merupakan ketidaktaatan terhadap Tuhan yang merusak spiritualitas dan kehidupan sosial, menyebabkan kekacauan dan keterasingan dari Allah. Oleh sebab itu, doktrin diperlukan untuk memulihkan pemahaman manusia tentang tujuan penciptaannya dan akibat dosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis doktrin manusia dan dosa dalam Alkitab serta implikasinya bagi kehidupan Kristen. Dengan metode penelitian kualitatif kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data secara kritis dari Alkitab, buku-buku teologi, jurnal, dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa doktrin ini menjadi fondasi penting bagi orang Kristen untuk memahami identitas, kerusakan akibat dosa, dan jalan pemulihan melalui Kristus, sehingga dapat hidup dalam pengampunan, kekudusan, dan kasih.
Copyrights © 2026