Pohon kelapa memiliki banyak bagian yang bermanfaat, termasuk sabut kelapa yang sering kali menjadi limbah. Program sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, bertujuan untuk mengolah limbah serabut kelapa menjadi produk bernilai, yaitu cocopot, sebuah pot tanaman ramah lingkungan. Pelatihan ini memperkenalkan teknik pembuatan cocopot, yang berfungsi sebagai media tanam alternatif yang dapat menyerap kelembaban, mendukung sirkulasi udara akar, dan memiliki nilai estetika. Dengan memanfaatkan sabut kelapa, diharapkan masyarakat Desa Kemiri dapat mengurangi limbah serta memperoleh peluang ekonomi tambahan. Program ini melibatkan 50 peserta, termasuk mahasiswa dan perangkat desa, yang diberikan sosialisasi, pelatihan, dan praktik pembuatan cocopot. Evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan pelatihan dan dampaknya terhadap pemahaman serta keterampilan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme peserta dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa, yang diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan mendukung ekonomi berkelanjutan di desa.
Copyrights © 2025