Kelurahan Gandaria Selatan, kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan memiliki beberapa KWT aktif, khususnya pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian. Akan tetapi, sebagian besar anggotanya sebagaian besar merupakan ibu rumah tangga, sehingga pengetahuan dan keterampilan budidaya anggur masih terbatas. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk dapat meningkatkan soft skill dan hard skill mitra dalam budidaya anggur. Pelatihan dikemas dalam program Pengadian Masyarakat oleh Fakultas Pertanian UMJ dimana mitra adalah KWT dilingkungan kelurahan Gandaria, Cilandak-Jakarta Selatan yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dari berbagai latar belakang profesi. Program dimulai dengan survei lokasi kebun mitra, memetakan permasalahan, dan merancang solusi bagi mitra. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan pelatihan budidaya dasar anggur. Pemberian pelatihan dan penyuluhan dalam bentuk menghasilkan bibit anggur melalui grafting (sambung pucuk dan sambung sisip), dan pemeliharaan tanaman anggur dengan teknik pruning. Tingkat keberhasilan program diukur menggunakan metode kuesioner (pre-test dan post-test), data dianalisis dengan Uji t Sampel Berpasangan. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengetahuan peserta antara sebelum dan sesudah pelatihan. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah pelatihan sebesar 34.8 persen. Kegiatan ini selain memberikan solusi praktis terhadap keterbatasan pengetahuan KWT juga berkontribusi pada pengembangan soft skill dan hard skill anggota KWT dalam pemanfaatan lahan tidur melalui budidaya anggur.
Copyrights © 2025