Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan guru pesantren dalam memahami dan mengimplementasikan keterampilan computational thinking dalam pembelajaran. Di Pondok Pesantren Darul Fithrah, media pembelajaran inovatif berupa board game berbasis Unplugged Computational Thinking dirancang untuk menjembatani kebutuhan tersebut sekaligus memberikan alternatif metode pembelajaran yang lebih interaktif. Metode pelaksanaan meliputi perancangan board game, penyusunan instrumen pelatihan, pelaksanaan pre-test, pemberian materi dan simulasi board game, serta post-test dan observasi implementasi di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai computational thinking, terlihat dari kenaikan skor rata-rata pre-test dan post-test, khususnya pada aspek pengenalan pola, penyusunan langkah pemecahan masalah, dan pemahaman istilah computational thinking. Respon kuesioner dan feedback guru juga menunjukkan bahwa board game dipandang interaktif, mudah digunakan, serta potensial untuk diterapkan dalam pembelajaran di pesantren. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil mendorong guru lebih siap mengintegrasikan keterampilan abad 21 ke dalam praktik pendidikan
Copyrights © 2026