DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Vol. 5 No. 2 (2025)

Pernikahan dalam Bingkai Tradisi Sunda di Kampung Adat Cikondang

Azizah Nur Fadilah (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Dika Raihan Batara (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Ghina Hanifah (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Nasibah Huriyyatul Jannah (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Ramdani Ardiansyah (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Yoga Bonvilio Brady Yanwas (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Mamat Supriatna (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)
Aam Imaddudin (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Jun 2025

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tradisi pernikahan adat Sunda yang masih dipertahankan di Kampung Adat Cikondang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosesi pernikahan adat Sunda di kampung tersebut serta makna simbolik dari setiap rangkaian upacaranya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi lapangan (field research) dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada ketua adat, budayawan, dan warga yang terlibat langsung dalam prosesi pernikahan. Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif dengan triangulasi sumber data. Hasil studi menunjukkan bahwa di Kampung Adat Cikondang ada tiga tahap utama tradisi pernikahan, diantaranya pranikah, pelaksanaan akad nikah, dan pasca-nikah. Salah satu tradisi penting yang mulai jarang dilakukan karena biaya dan perubahan gaya hidup adalah ngeuyeuk seureuh, yang mengandung banyak nilai simbolis tentang kehidupan rumah tangga. Selain itu, peraturan pernikahan antar suku di kampung adat ini diperbolehkan asalkan memenuhi syarat tertentu, seperti kesamaan agama dan penghormatan terhadap adat setempat. Dalam prosesi pernikahan di kampung ini juga masih melibatkan peran sentral dari ketua adat, baik dalam penentuan tanggal pernikahan hingga menjadi mediator konflik rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi pernikahan di Cikondang tidak hanya menjadi identitas budaya masyarakat Sunda, melainkan berfungsi juga sebagai media untuk memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

deiktis

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, ...