Penelitian ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai proses pemerolehan bahasa pada masa kanak-kanak melalui observasi naturalistik selama tujuh hari terhadap seorang anak bilingual Indonesia-Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan fonologi, leksikon, morfosintaksis, dan fungsi pragmatik anak menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis penelitian ini didasarkan pada teori Sosial-Interaksionis Vygotsky, yang menempatkan bahasa sebagai hasil internalisasi interaksi sosial dan praktik budaya sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa tidak terjadi secara spontan, melainkan dibentuk melalui pola komunikasi yang intens, responsif, dan konsisten antara anak dan anggota keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa pemerolehan bahasa merupakan proses sosial yang dipengaruhi oleh kualitas dukungan linguistik, konteks budaya, dan rutinitas komunikasi.
Copyrights © 2025