Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner merupakan pilar penting dalam penguatan ekonomi lokal dan pelestarian kearifan budaya daerah. Namun, tingginya tingkat persaingan menuntut UMKM untuk memiliki model bisnis yang terstruktur dan adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pengembangan model bisnis UMKM Djawa Bakmie melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC). Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi usaha, diskusi partisipatif dengan pemilik, serta analisis deskriptif kualitatif terhadap sembilan elemen BMC. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan BMC membantu pelaku usaha memahami posisi bisnis secara komprehensif, mengidentifikasi peluang dan risiko, serta merumuskan strategi pengembangan yang lebih terarah. Pendampingan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas manajerial UMKM kuliner agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan berdaya saing di tingkat lokal.
Copyrights © 2025