Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam (PM) dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 125 Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang menekankan tiga prinsip utama, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, yang bertujuan menciptakan suasana pembelajaran aktif, bermakna, dan menggembirakan bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru PAI, dan siswa kelas V di SD Negeri 125 OKU, yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam implementasi PM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 125 OKU telah mulai mengintegrasikan pendekatan PM, terutama melalui pemanfaatan media digital sederhana dalam pembelajaran agama. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala keterbatasan fasilitas, rendahnya pemahaman guru terkait konsep PM, dan variasi tingkat keterlibatan siswa. Meski demikian, semangat guru dan siswa dalam menerapkan diskusi aktif menunjukkan potensi yang kuat untuk penerapan PM lebih lanjut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan intensif dan peningkatan fasilitas pendukung agar implementasi PM dalam kurikulum PAI menjadi optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Pembelajaran Mendalam terbukti efektif membangun pengalaman belajar PAI yang aktif, bermakna, dan menyenangkan di SD, meskipun masih memerlukan dukungan guru dan teknologi agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025