Nawa Cita membutuhkan desa sebagai inti pembangunan. Danadigulirkan untuk setiap desa untuk mendukung pembangunan,pemberdayaan, dan kesejahteraan beberapa mata pelajaran desa.Asumsi utama adalah bahwa sinergi infrastruktur yang diikuti olehpemberdayaan masyarakat akan menghasilkan kesejahteraan yangberkelanjutan. Rasionalitas ini dianggap tidak berjalan bersama karenamenyediakan sebagian besar infrastruktur dan mengecilkanpemberdayaan manusia. Studi ini mencoba membahas dana desadengan meninjau pola pembangunan masa lalu, pengembanganmasyarakat, dan mengoreksi pembangunan berbasis infrastruktur.Diskusi dalam makalah ini telah didukung oleh berbagai jurnal, tokoh, dan berita dari media online. Semua bahan dibaca secara interaktif, dikurangi, kemudian esensi bacaan dikembangkan sesuai dengan penalaran induktif. Ditemukan bahwa dari masa lalu, program desa selalu mengacu pada ketentuan pemerintah pusat. Padahal masalah dan kebutuhan masing-masing desa sangat berbeda. Kemudian, kurangnya pemahaman aparatur desa tentang program tersebut, tidak jarang program yang akan digulirkan menjadi replika dari desa lain. Makalah ini juga membahas pembangunan berbasis masyarakat sebagai solusi untuk masalah dana desa.
Copyrights © 2019