Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif korelasional untuk menyelidiki hubungan antara gaya belajar siswa dan kemampuan pemecahan masalah mereka dalam menyelesaikan Sistem Persamaan Linear (SPL). Subjek penelitian terdiri dari lima puluh mahasiswa jurusan matematika yang telah mengambil kelas Aljabar Linear Elementer. Angket gaya belajar model VARK (Visual, Aural, Read/Write, dan Kinestetik) dan ujian kemampuan pemecahan masalah berbasis langkah Polya digunakan. Data dianalisis dengan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara gaya belajar siswa dan kemampuan pemecahan masalah SPL, dengan nilai p-value sebesar 0,042 (< 0,05). Mahasiswa yang menggunakan gaya belajar visual memperoleh skor tertinggi rata-rata (82,15), diikuti oleh gaya aural (80,43), gaya kinestetik (79,23), dan gaya membaca/menulis (77,60). Temuan ini menegaskan bahwa pendidik harus memahami variasi gaya belajar siswa agar pembelajaran matematika lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Copyrights © 2025