Sistem drainase merupakan serangkaian prasarana dan sarana yang berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan kelebihan air pada suatu area atau lahan agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem drainase di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya dengan menggunakan perangkat lunak EPA SWMM 5.2. Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi serta keterbatasan kapasitas saluran drainase eksisting menyebabkan kawasan RSUD dr. Soekardjo, yang berada di wilayah perkotaan, memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap genangan dan banjir. Penelitian ini memanfaatkan data curah hujan dari 4 (empat) Pos Curah Hujan (PCH), yaitu PCH Cimulu, Kawalu, Lanud, dan Cikunten, dengan periode data selama sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menggunakan metode poligon Thiessen menunjukkan bahwa PCH Cimulu memiliki pengaruh dominan terhadap wilayah studi. Curah hujan rencana dihitung menggunakan distribusi Log Pearson III untuk berbagai periode ulang, sedangkan intensitas hujan ditentukan berdasarkan distribusi waktu hujan. Data dimensi saluran drainase eksisting diperoleh melalui survei lapangan dan selanjutnya digunakan sebagai input dalam pemodelan hidraulika menggunakan EPA SWMM 5.2. Hasil simulasi menunjukkan beberapa saluran, seperti C4, C7, dan C8, mengalami kondisi meluap (overflow), sementara saluran lainnya mendekati kapasitas maksimum, sehingga evaluasi EPA SWMM 5.2. memberikan gambaran kondisi drainase eksisting serta dasar perumusan solusi teknis yang lebih efisien.
Copyrights © 2025