Penelitian ini dilakukan pada galian untuk basement gedung di kawasan padat penduduk daerah Bandung, Jawa Barat. Galian diperkuat menggunakan secant pile karena sifatnya yang fleksibel, minim getaran dan tidak membutuhkan lahan luas, sesuai dengan kondisi dengan bangunan eksisting terdekat pada jarak 24,3 m. Analisis difokuskan pada faktor keamanan, deformasi lateral dan deformasi aksial. Metode elemen hingga digunakan melalui perangkat lunak berbasis elemen hingga dengan peninjauan pada dua potongan, yaitu potongan melintang (potongan 1) dan potongan memanjang (potongan 2). Parameter tanah yang digunakan diperoleh dari uji lapangan SPT dan uji laboratorium pada empat titik bor log dengan kedalaman muka air tanah bervariasi, yaitu 1,2 m, 3,3 m, 0,8 m dan 2 m pada masing-masing titik bor log. Kondisi tanah sekitar galian hingga kedalaman secant pile berdiameter 60 didominasi oleh tanah lunak, dengan kedalaman galian 4,5 m dan panjang secant pile 9 m. Hasil analisis menunjukkan nilai faktor keamanan pada galian potongan 1 sebesar ,934 ( 1,5) dan pada potongan 2 sebesar 1,946 ( 1,5) serta FK terhadap heave, blow-in dan piping berturut-turut sebesar 1,6 ( 1,25), 1,274 ( 1,25) dan 1,66 ( 1,5). Deformasi lateral yang terjadi pada dinding secant pile sebesar 4,16 cm ( 4,5 cm) pada potongan 1 dan 4,22 cm ( 4,5 cm) pada potongan 2 serta deformasi aksial (penurunan tanah di area sekitar galian) potongan 1 sebesar 0,03 cm dan 0,27 cm pada potongan 2. Keseluruhan hasil analisis menunjukkan galian dengan perkuatan secant pile aman sesuai dengan batas izin geoteknik.
Copyrights © 2025