Dalam perencanaan sebuah pembangunan harus dilakukan perhitungan dari struktur atas sampai struktur bawah bangunan. Struktur bawah bangunan dipengaruhi oleh kondisi tanah di lapangan, maka perlu dilakukan analisis kondisi tanah di lapangan. Selain analisis tanah terdapat beberapa perencanaan pada fondasi bangunan yang dapat dilakukan berupa analisis penurunan, stabilitas tanah, daya dukung tanah dan analisis lainnya. Daya dukung merupakan aspek penting dalam perencanaan fondasi tiang pancang, daya dukung yang dianalisis berupa daya dukung aksial dan daya dukung lateral. Daya dukung lateral merupakan kemampuan struktur menahan beban lateral yang akan diterima oleh fondasi. Beban lateral berupa beban yang berasal dari gempa bumi, angin, lalu lintas dan beban lainnya. Dalam analisis daya dukung lateral terdapat beberapa metode yang dapat digunakan, berdasarkan metode analitik untuk tiang panjang dapat menggunakan metode Broms dan hanya dapat digunakan untuk kondisi tanah homogen. Sedangkan berdasarkan metode numerik dapat menggunakan metode P-y yang dapat memberikan nilai tekanan tanah lateral (p) dan defleksi lateral (y) pada sepanjang tanah yang akan dilakukan analisis metode ini memperkuat metode Broms karena metode P-Y dapat dilakukan pada semua jenis kondisi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas lateral tiang pancang dengan metode Broms dan metode P-y dengan hasil akhir akan dibandingkan dengan hasil uji lateral statis. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil perhitungan pada metode P-y lebih mendekati dengan hasil uji lateral statis dengan metode Broms memiliki nilai defleksi yang jauh lebih besar dengan kenaikan yang linear. Maka berdasarkan hasil perhitungan analisis metode P-y dapat digunakan sebagai alternatif perhitungan pada perencanaan daya dukung lateral tanah.
Copyrights © 2025