Lembaga pendidikan diera modern ini tidak hanya dituntut untuk menyampaikan materi, tetapi juga untuk menanamkan dan mengembangkan keterampilan di abad ke-21 yaitu pada konsep 4C, kreatifitas, kritis, komunikatif, dan kolaborasi, sehingga peserta didik dapat mencapai tingkatan pemikiran diatas rata-rata. Peneliti mendapat bahwa pada elemen sistem engine kendaraan ringan, terutama pada pembelajaran Engine Management System ini masih banyak yang berfokus pada aspek kognitif dasar. Membuat alat tes kognitif HOTS yang valid dan reliable untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMK jurusan TKR dalam memahami konsep Engine Management System. Desain penelitian mengacu pada perencanaan proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data secara sistematis dan objektif untuk memecahkan masalah atau menguji hipotesis untuk mengembangkan prinsip umum. Penelitian ini menggunakan model penelitian 4D, yang terdiri dari empat tahapan utama; definition (definisi), design (perencanaan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Validasi instrumen tes yaitu 6 dari 50 soal instrumen tes memiliki CVR negatif. Uji validitas construct; hasil uji pada tingkat kesukaran didapatkan hasil 15 butir soal sukar. Hasil daya pembeda didapati yaitu 15 butir soal bail sekali, 25 butir soal cukup sekali, dan 4 butir soal disishkan. Analisis indeks pengecoh didapati hasil bahwa seluruh butir opsi jawaban dinyatakan baik dan valid. Uji reliabilitas pada instrumen tes memiliki hasil 0,623 reliabel. Berdasarkan hasil analisis dan pengembahasan yang telah dilakukan pada pengembangan instrumen tes kognitif HOTS (Higher Order Thinking Skill) pada kompetensi Engine Management System (EMS) didapati bahwa instrumen tes dikatakan valid dan layak digunakan.
Copyrights © 2024