Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas dan aktivitas tabir surya eksrak etil asetat daun pegagan (Centella asiatica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak daun pegagan, menguji bioaktivitas ekstrak daun pegagan terhadap Artemia salina Leach dan menguji aktivitas tabir surya. Ekstraksi dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat, kemudian dilakukan evaporasi untuk memperoleh ekstrak bebas pelarut. Ekstrak bebas pelarut yang diperoleh digunakan untuk identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas yang dilihat dari nilai LC50 dan aktivitas tabir surya yang dapat dilihat dari nilai Sun Protection Faktor (SPF). Nilai LC50 ditentukan dengan variasi konsentrasi zat yang menyebabkan kematian 50% hewan uji, sedangkan nilai SPF ditentukan dengan mengukur absorbansi ekstrak dalam beberapa variasi konsentrasi menggunakan spektroskopi UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etil asetat daun pegagan (Centella asiatica L.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder golongan flavanoid, tanin, dan saponin. Dan untuk nilai LC50 yang didapat sebesar 4957<500 ppm yang dapat dikatakan bahwa ekstrak bersifat tidak toksik yang artinya, fraksi etil asetat daun pegagan tidak dikategorikan sebagai anti kanker. Sedangkan hasil uji aktivitas tabir surya diperoleh nilai SPF pada konsentrasi 10 ppm yaitu 8,61 dikategorikan sebagai (proteksi ekstra), konsentrasi 20 ppm dan 30 ppm memiliki nilai SPF 9,33 dan 9,85 dikategorikan sebagai (proteksi maksimal), konsentrasi 40 ppm dan 50 ppm memilki nilai SPF 10,28 dan 10,70 juga dikategorikan sebagai (proteksi maksimal) sedangkan pada konsentrasi 200 ppm memiliki nilai SPF sebesar 32,32 dan dikategorikan sebagai(proteksi ultra).
Copyrights © 2025