Perubahan pola interaksi sosial di era modern mendorong kebutuhan penguatan pendidikan Islam nonformal yang mampu menumbuhkan motivasi ibadah sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi ustadzah dan kontribusinya dalam meningkatkan motivasi ibadah santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas satu ustadzah utama, dua pengurus TPA, dan sepuluh santri yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi ustadzah yang lembut, afirmatif, dan konsisten memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi ibadah santri. Keteladanan nonverbal melalui kehadiran aktif dalam tadarus, adab dalam memegang mushaf, dan kedisiplinan shalat berjamaah menjadi faktor paling menentukan dalam pembentukan habitus ibadah. Meskipun terdapat hambatan berupa minimnya reinforcement dari keluarga di rumah, pola komunikasi ustadzah terbukti efektif memperkuat konsistensi ibadah santri. Penelitian ini menegaskan peran ustadzah sebagai agen transformasi spiritual pada pendidikan Qur’ani berbasis komunitas.
Copyrights © 2025