Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Focus Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan is an open-access, peer-reviewed academic journal that publishes original research and scholarly studies in the fields of education and religious social studies. The journal publishes manuscripts that have undergone a rigorous peer-review process and are made available online to broaden access to knowledge for academics, educators, researchers, policymakers, and practitioners in educational and socio-religious contexts. The journal focuses on studies of educational thought, policy, and practice as well as socio-religious phenomena developing within society, with a strong emphasis on interdisciplinary approaches drawing from education, religious studies, sociology, anthropology, psychology, communication studies, and public policy. Tanwiruna encourages submissions that offer theoretical contributions, methodological innovation, and empirical findings relevant to advancing scientific knowledge and addDoes the journal has a homepage:ressing contemporary challenges in education and religious social life. Scope Tanwiruna publishes research articles, review articles, conceptual papers, short research reports, and book reviews that align with the journal’s focus. The scope of the journal includes, but is not limited to, the following thematic areas: Education and Learning, including religious education and character education, curriculum studies, pedagogy, learning assessment, instructional innovation, educational management, institutional leadership, education policy, inclusive education, multicultural education, religious moderation in educational settings, educational technology, instructional media, digital transformation in education, and educational guidance and counseling. Religious and Intellectual Studies, encompassing theology, philosophy of religion, religious ethics, contemporary Islamic and religious thought, history of religions, religious traditions, socio-religious movements, comparative religion, religion–politics relations, as well as theoretical and methodological discussions in religious studies. Socio-Religious Studies and Society, covering sociology of religion, anthropology of religion, psychology of religion, the role of religion in culture and identity formation, processes of social change, social cohesion, religious-based conflict, conflict resolution, peacebuilding, public religiosity, community engagement, and socio-religious social movements. Religion in the Public Sphere and Contemporary Issues, addressing religion and media, communication, digital literacy, popular culture, religion and arts, literature and linguistics, religion and health, well-being, psychosocial issues, religion and environmental concerns, humanitarian issues, philanthropy, zakat, waqf, and community empowerment initiatives. Tanwiruna welcomes contributions employing diverse methodological approaches, including qualitative, quantitative, mixed-methods, library research, case studies, ethnography, action research, and evaluative approaches, provided that all submissions comply with academic rigor and ethical standards of scholarly publication.
Articles
8 Documents
Pola Komunikasi Ustadzah dalam Meningkatkan Motivasi Ibadah Santri di TPA Masjid Subulus Salam Air Kumbang
Putri Amelia;
Rulitawati;
Ayu Munawaroh
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2025): TANWIRUNA: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2025.1
Perubahan pola interaksi sosial di era modern mendorong kebutuhan penguatan pendidikan Islam nonformal yang mampu menumbuhkan motivasi ibadah sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi ustadzah dan kontribusinya dalam meningkatkan motivasi ibadah santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas satu ustadzah utama, dua pengurus TPA, dan sepuluh santri yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi ustadzah yang lembut, afirmatif, dan konsisten memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi ibadah santri. Keteladanan nonverbal melalui kehadiran aktif dalam tadarus, adab dalam memegang mushaf, dan kedisiplinan shalat berjamaah menjadi faktor paling menentukan dalam pembentukan habitus ibadah. Meskipun terdapat hambatan berupa minimnya reinforcement dari keluarga di rumah, pola komunikasi ustadzah terbukti efektif memperkuat konsistensi ibadah santri. Penelitian ini menegaskan peran ustadzah sebagai agen transformasi spiritual pada pendidikan Qur’ani berbasis komunitas.
Implementasi Pembelajaran Holistik dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Tantangan Guru dan Strategi Pengembangan Anak
Sakiratul Niam;
Rahma Anisa;
Dian Anggraini;
Nadia Rizqiah;
Novita Loka
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Januari)
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.3
Holistic learning is an important approach in early childhood education that integrates all aspects of children's development comprehensively. This study aims to explore and analyze the challenges faced by teachers and the strategies developed in implementing holistic learning at TK Negeri Pembina Tanjung Batu. The study employed a descriptive qualitative approach with research subjects including 19 children from Group B Mecca (aged 5-6 years), 3 classroom teachers, and the principal. Data collection techniques used participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis using the Miles and Huberman model included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the main challenges faced by teachers include managing children's emotions who bring bad moods from home (5.3%) and handling hyperactive children (15.8%). The strategies developed by teachers include personal approaches to identify the causes of problems, intensive communication with children and parents, modification of learning activities according to individual needs, and involving parents and the surrounding environment as learning partners. Children's developmental achievements showed 42.1% in the Very Well Developed (BSB) category, 36.8% Developed As Expected (BSH), 15.8% Starting to Develop (MB), and 5.3% Not Yet Developed (BB). The implementation of holistic learning at TK Negeri Pembina Tanjung Batu demonstrates good integration between developmental aspects through meaningful activities with active parental involvement and utilization of the surrounding environment as learning resources.
Strategi Komunikasi Pengurus dalam Meningkatkan Partisipasi Anggota Pada Remaja Masjid Al-Falah di Kabupaten Oku Selatan
Roby Yani;
Purmansyah Ariyadi;
Titin Yenni
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2025): TANWIRUNA: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2025.18
Remaja masjid merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Keberadaan remaja masjid tidak hanya sebagai pelaksana kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial di lingkungan sekitarnya. Namun, dalam praktiknya, partisipasi aktif anggota remaja masjid sering kali mengalami kendala, baik dari segi motivasi, komunikasi internal, maupun dukungan organisasi. Masjid Al-Falah di Kabupaten OKU Selatan memiliki kelompok remaja masjid yang aktif, namun tantangan dalam meningkatkan partisipasi anggota masih menjadi perhatian utama pengurus. Strategi komunikasi menjadi salah satu faktor kunci dalam membangun hubungan yang harmonis antara pengurus dan anggota, serta dalam menyampaikan visi, misi, dan program kerja organisasi secara efektif. Penelitian ini merumusakan untuk menjawab mengenai bagaimana strategi komunikasi pengurus dalam meningkatkan partisipasi anggota remaja Masjid Al-Falah di Kabupaten Oku Selatan. Selain itu juga Apa saja tantangan yang di hadapi oleh pengurus dalam meningkatkan partisipasi anggota. Selanjutnya, faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan strategi komunikasi pengurus dalam meningkatkan partisipasi anggota.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi Ikatan Remaja Masjid Al-Falah dalam menyampaikan pesan kepada anggotanya adalah fondasi penting untuk memimpin organisasi dan mencapai tujuan bersama. Komunikasi yang baik memperkuat cinta persaudaraan, memperdalam pemahaman dan menghindari kesalahpahaman antar sesama. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip komunikasi formal, terarah,internal dan eksternal Ikatan Remaja Masjid Al-Falah akan mencapai tujuan mereka secara lebih efektif dan membangun hubungan yang harmonis dengan semua pihak.
Analisis Fi’il Māḍī dalam Ayat Pendidikan Al-Qur’an dan Implikasinya bagi Mahasiswa PAI
Shafa Salsabila Yasmin;
Rara Aprilia Syahputri;
Tri Sundari;
Salwa Amalia
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Januari)
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.19
The use of fiʿil māḍī in educational verses is essential for understanding how the Qur’an portrays the process of teaching, the endowment of intellectual potential, and the formation of human capabilities through language rich in meaning. The fiʿil māḍī form in these verses not only indicates past events but also emphasizes the certainty and perfection of divine actions in establishing the foundations of human education. This study employs a library research method, with data collection conducted through the analysis of Qur’anic exegesis literature, Arabic linguistic sources, scientific journal articles, and relevant academic documents. The findings reveal that the use of fiʿil māḍī in educational verses illustrates that teaching and the bestowal of intellectual and sensory faculties are divine decrees perfected by Allah since the very beginning of human creation. Furthermore, the implications for students of Islamic Religious Education (PAI) at INSAN Binjai are highly significant, particularly in fostering an awareness that the educational process is a spiritual trust that must be carried out with responsibility and integrity. Students are encouraged to emulate the systematic divine model of education, beginning with fundamental concepts, employing precise language, and orienting learning toward the development of learners’ potential. This understanding contributes to strengthening students’ pedagogical competence while simultaneously shaping the character of educators grounded in Qur’anic values.
Peran Masjid Al-Anshor dalam Mendakwahkan Islam di Desa Sungai Jeruju Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir
Edo;
Ayu Munawaroh;
Yuniar Handayani
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2025): TANWIRUNA: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2025.20
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran Masjid Al-Anshor dalam mendakwahkan Islam di Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan keislaman, dan pemberdayaan sosial masyarakat. Penelitian ini menganalisis kegiatan dakwah yang dilaksanakan, peran pengurus dalam mengelola program keagamaan, serta hambatan dan strategi dalam mengoptimalkan fungsi dakwah masjid. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Masjid Al-Anshor aktif menyelenggarakan kegiatan seperti kajian fiqih dan akhlak, ta’lim subuh, TPA/TPQ dengan jadwal terpisah untuk anak laki-laki dan perempuan, serta program mengaji bagi orang dewasa dan remaja. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan SDM dan dana, pengurus mampu mengatasi hambatan dengan strategi kreatif dan kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Masjid Al-Anshor telah menjadi contoh masjid pedesaan yang adaptif dan progresif dalam menjawab kebutuhan dakwah umat. Keberhasilan ini menjadikan masjid sebagai motor penggerak perubahan spiritual dan sosial di tengah masyarakat.
Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Panca Cinta pada Anak Usia Dini
Hamzatul Munir;
Rizki Novita
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Januari)
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.21
Strengthening character education in Early Childhood Education (PAUD) requires systematic governance so that moral-spiritual values do not stop at slogans, but are internalized in learning habits and institutional culture. This study aims to describe and analyze the management of Panca Cinta-based character education in early childhood, including planning, organizing, implementing, and supervising programs, as well as their supporting and inhibiting factors. The method used is qualitative with a case study Design through in-depth interviews, observation of learning activities and school culture, and documentation studies. The data is analyzed thematically. The results of the study show that the implementation of Panca Cinta is effective when integrated into the curriculum and daily routine (habituation, example, and behavior strengthening), supported by institutional leadership, teacher collaboration, and parent partnerships. The main obstacles arise from inconsistent implementation, limited resources, and unstandardized evaluation. This research contributes to the development of a practical value-based management framework for early childhood education, as well as to the implications of strengthening character development policies, teacher training, and sustainable monitoring systems.
Strategi Guru dalam Pembelajaran Shalat Duha Berjamaah melalui Media Video pada Mata Pelajaran Fikih Kelas VII
Bahrul Maarif;
Saipul Umar
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Januari)
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.32
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran shalat duha berjamaah melalui media video pada mata pelajaran Fikih Kelas VII, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Fikih, peserta didik kelas VII, dan wakil kepala bidang kesiswaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran shalat duha berjamaah berbasis video dilaksanakan secara terjadwal dan dipadukan dengan pembiasaan praktik di mushala. Strategi guru mengombinasikan direct instruction dan indirect instruction melalui pendekatan agamis, individual, dan kelompok, yang diarahkan pada penguatan pemahaman tata cara shalat, ketertiban pelaksanaan, serta pembentukan tanggung jawab siswa (misalnya penugasan imam dan iqamah). Faktor pendukung meliputi tingginya kemauan guru dan siswa memanfaatkan media audio-visual, pengalaman belajar yang lebih nyata, meningkatnya perhatian dan minat belajar, serta teraktivasinya berbagai indera siswa. Adapun faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan siswa dalam memahami tampilan video dan keterbatasan sebagian siswa dalam menangkap materi secara optimal. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan video efektif ketika diintegrasikan dengan bimbingan langsung, latihan berulang, dan pengawasan praktik yang konsisten.
Dampak Westernisasi terhadap Gaya Komunikasi dan Praktik Berbahasa Generasi Z
M. Rizky Saputra;
Muhammad Zainuddin Nawi;
Yuslaini
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Januari)
Publisher : CV. Jalan Cendikia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.34
Westernisasi melalui arus media global dan budaya populer berkontribusi pada perubahan gaya komunikasi dan penggunaan bahasa di kalangan Generasi Z, terutama dalam pemilihan kosakata, bentuk ekspresi, dan pola interaksi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak westernisasi terhadap gaya komunikasi dan bahasa Generasi Z serta menjelaskan faktor pendorong dan bentuk manifestasinya dalam praktik komunikasi sehari-hari, baik luring maupun daring. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi pada interaksi di media sosial, dan telaah dokumentasi berupa jejak percakapan digital yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dominan, variasi konteks, serta makna sosial yang menyertai penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penggunaan campur kode (khususnya bahasa Inggris–Indonesia), adopsi slang dan ungkapan populer, kecenderungan komunikasi ringkas berbasis simbol (emoji, meme), serta perubahan norma kesantunan menjadi lebih egaliter dalam konteks tertentu. Temuan juga mengindikasikan bahwa identitas, kebutuhan afiliasi sosial, dan algoritma platform memperkuat penyebaran pola bahasa tersebut. Studi ini berkontribusi pada pemahaman sosiolinguistik kontemporer tentang dinamika bahasa remaja dan memberikan implikasi bagi pendidikan literasi bahasa, etika komunikasi digital, serta strategi penguatan bahasa Indonesia tanpa menafikan kompetensi global Generasi Z.