Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan pendidikan berbasis budaya Minangkabau serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan kesadaran budaya generasi muda di Sumatera Barat. Penelitian ini penting dilakukan karena pendidikan berbasis budaya lokal semakin mendesak ditengah arus globalisasi yang berpotensi menggeser nilai-nilai adat dan identitas lokal, sementara kajian mengenai integrasi manajemen SDM, kepemimpinan sekolah, dan strategi konstruksi pengetahuan dalam konteks budaya Minangkabau masih terbatas. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan analisis dokumen sekolah terkait pelaksaan muatan lokal budaya Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pendidikan berbasis budaya Minangkabau di Sumatera Barat sangat ditentukan oleh tiga komponen utama, yaitu pertama penguatan kapasitas SDM di sekolah; kedua, kepemimpinan sekolah yang transformasional, dan ketiga; adanya strategi pembelajaran yang memungkinkan terjadinya konstruksi pengetahuan secara aktif. Kepemimpinan sekolah yang transformasional berperan signifikan dalam menciptakan ekosistem sekolah sadar budaya, mendorong kolaborasi guru, dan menjalin hubungan dengan tokoh adat. Implementasi muatan lokal berbasis budaya Minangkabau berdampak positif pada peningkatan karakter siswa, kesadaran identitas budaya lokal, serta internalisasi nilai-nilai moral seperti sopan santun, musyawarah, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam integrasi perspektif konstruktivisme dan manajemen SDM pada pendidikan budaya, serta membuka peluang penelitian lanjutan mengenai model implementasi budaya di sekolah-sekolah dengan karakteristik berbeda.
Copyrights © 2025