Transformasi digital di madrasah menghadirkan tantangan dan peluang baru bagi lembaga pendidikan Islam dalam merespons era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Meskipun madrasah memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai, digitalisasi menuntut adanya penyesuaian struktural, kultural, dan pedagogis. Artikel ini membahas strategi madrasah dalam mengimplementasikan program Jogja Madrasah Digital sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan digitalisasi pendidikan Islam. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai hasil penelitian, kebijakan pendidikan, serta teori relevan mengenai integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pertama, integrasi digital madrasah tidak hanya terkait infrastruktur dan perangkat teknologi, tetapi juga menyangkut literasi digital guru dan peserta didik. Kedua, strategi penguatan dilakukan melalui pelatihan guru, pemanfaatan platform pembelajaran digital, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Ketiga, transformasi digital berdampak pada perubahan kultur belajar dan manajemen madrasah. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya desain kebijakan dan model kepemimpinan madrasah yang visioner, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Copyrights © 2025