Tingkat kepuasan kerja karyawan merupakan indikator penting dalam menentukan efektivitas organisasi, khususnya di sektor pelayanan kesehatan. Tingginya angka ketidakhadiran dan keterlambatan di kalangan karyawan administrasi RS. XYZ Karawang menjadi faktor utama yang melandasi penelitian ini. Situasi tersebut mengisyaratkan rendahnya kepuasan kerja akibat suasana kerja non fisik yang tidak menunjang, ditambah dengan lemahnya dorongan motivasi dari para pekerja. Kajian ini diarahkan pada penelaahan mengenai seberapa besar dampak dari lingkungan kerja non fisik serta motivasi kerja pada kepuasan kerja karyawan, yang dianalisis baik parsial atau simultan. Pendekatan penelitian yang berlandaskan data kuantitatif diterapkan pada studi ini, dengan metode survei yang dilaksanakan melalui distribusi kuesioner kepada 37 responden. Data yang diperoleh selanjutnya diolah melaluiregresi linier berganda dan bantuan SPSS versi 26.0.Berdasarkan hasil yang diperoleh, ditunjukkan baik faktor lingkungan kerja nonfisik atau motivasi kerja dibuktikanberkontribusi signifikan dan positif terhadap tingkat kepuasan kerja, baik parsial atau secara simultan. Hasilnya menegaskan hubungan kerja yang harmonis serta dorongan internal yang kuat mampu meningkatkan kepuasan kerja. Implikasi dari hasil ini adalah pentingnya manajemen rumah sakit dalam membangun lingkungan kerja yang kondusif dan mampu memberikan dorongan motivasi, guna mendorong produktivitas serta loyalitas pegawai
Copyrights © 2025