Perkembangan teknologi digital menuntut masyarakat, termasuk komunitas keagamaan seperti majelis ta’lim, untuk meningkatkan kapasitas manajemen dalam mengelola kegiatan dan komunikasi keagamaan. Fenomena di Kampung Sidoarjo, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan menunjukkan bahwa sebagian besar ibu-ibu majelis ta’lim belum memiliki literasi digital yang memadai, sehingga pengelolaan kegiatan masih dilakukan secara manual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat manajemen majelis ta’lim berbasis literasi digital melalui pendampingan penggunaan digital learning tools dengan berkolaborasi bersama penyuluh agama Islam. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi selama tiga bulan (Juni–Agustus 2025). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan ibu-ibu dalam mengelola grup WhatsApp sebagai sarana koordinasi digital, pengaturan jadwal, dan penyebaran materi dakwah secara daring. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi manajemen majelis ta’lim, tetapi juga menumbuhkan kemandirian digital dan kolaborasi sosial berbasis nilai keislaman.
Copyrights © 2025