Kepemimpinan transformasional menjadi faktor kunci dalam mendorong reformasi birokrasi di pemerintah daerah Indonesia, terutama dalam meningkatkan inovasi pelayanan publik, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi bagaimana kepala daerah dan pejabat birokrasi yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional dapat memotivasi pegawai, membangun budaya kerja adaptif, dan memperkuat komitmen terhadap perubahan positif dalam birokrasi. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional efektif dalam menciptakan lingkungan organisasi yang inovatif dan responsif, namun masih menghadapi kendala berupa budaya birokrasi yang hierarkis, resistensi aparatur, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, penguatan kompetensi kepemimpinan, dukungan regulasi yang memadai, dan penciptaan ruang partisipasi yang lebih luas menjadi langkah penting untuk mewujudkan birokrasi pemerintah daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Copyrights © 2025