Perkembangan pesat teknologi digital pada abad ke-21 telah mengubah paradigma pendidikan, termasuk pemanfaatan media sosial yang awalnya hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan. Kini, media sosial berkembang menjadi ruang pembelajaran yang interaktif, dinamis, dan berorientasi kolaborasi. Artikel ini bertujuan untuk menelaah peran media sosial dalam mendukung kolaborasi, interaksi, dan keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, laporan penelitian, serta praktik pembelajaran berbasis media sosial di berbagai konteks pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial dapat berfungsi sebagai medium berbagi pengetahuan (knowledge sharing), forum diskusi interaktif, serta wadah kolaborasi proyek yang memperkuat pengalaman belajar siswa. Lebih jauh, pemanfaatan media sosial berkontribusi pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi efektif, pemikiran kritis, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama. Kendati demikian, pemanfaatannya juga menghadirkan sejumlah tantangan, seperti potensi distraksi, penyalahgunaan, hingga penyebaran misinformasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pedagogis yang tepat, peran aktif guru sebagai fasilitator, serta peningkatan literasi digital untuk mengoptimalkan manfaat media sosial dalam pembelajaran kolaboratif. Dengan demikian, media sosial memiliki potensi besar untuk menjadi bagian integral dari ekosistem pendidikan modern yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan generasi digital.
Copyrights © 2025