Majelis ta’lim sebagai lembaga pendidikan Islam non-formal memiliki peran strategis dalam membina kepribadian religius masyarakat, khususnya jama’ah dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidik serta mengidentifikasi strategi, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam menumbuhkan kepribadian religius jama’ah Majelis Ta’lim Baiturrahman di Desa Jembangan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik berperan sebagai mursyid (pembimbing spiritual), motivator, dan uswatun hasanah (teladan). Strategi pembinaan kepribadian religius dilakukan melalui pendekatan andragogi dan bimbingan personal yang menyesuaikan dengan karakteristik jama’ah dewasa. Faktor pendukung utama adalah tingginya antusiasme jama’ah, dukungan lingkungan sosial, dan peran aktif pengurus majelis ta’lim. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh teknologi informasi serta heterogenitas latar belakang jama’ah. Penelitian ini menegaskan bahwa peran pendidik yang adaptif dan berkelanjutan sangat menentukan keberhasilan pembinaan kepribadian religius jama’ah di tengah tantangan kehidupan modern.
Copyrights © 2026