Pada tahun 2022 produksi jamur tiram di Kabupaten Kediri mencapai 31.422 kuintal. Namun, hasil dari budidaya tersebut hanya dimanfaatkan untuk membuat kripik jamur saja, dan belum ada olahan yang lainnya. Jamur tiram mengandung senyawa bioaktif seperti beta-glukan, protein dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Disamping itu Desa Sidomulyo tersebut memiliki perkumpulan Ibu rumah tangga kelompok Dewi jamur dan UMKM yang memiliki peluang untuk menjadi usahawan sehingga memerlukan pelatihan pembuatan produk lainnya selain kripik jamur tiram. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan masyarakat berwirausaha terutama dalam pembuatan sabun dengan memanfaatkan hasil panen dari Jamur Tiram Desa Sidomulyo, Kabupaten Kediri dan mengembangkan produk sabun berbahan dasar jamur tiram serta menganalisis dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Pengabdian Masyarakat ini, mengadakan kegiatan bimtek bagi kelompok anggota Dewi jamur dan Kelompok UMKM yang berjumlah 20 orang. Salah satu kegiatan pembuatan sabun ini meningkatkan pengetahuan mitra yang dihasilkan 100% mitra kelompok anggota Dewi Jamur paham cara pembuatan sabun. Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat tercipta model usaha berbasis komunitas yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bimtek ini juga meningkatkan ketrampilan mitra yang dibuktikan dapat membuat sabun dengan benar dan mengemas sabun dengan menarik. Bimtek pembuatan sabun jamur tiram sudah dihasilkan oleh kelompok Dewi jamur di Desa Sidomulyo.
Copyrights © 2025