Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan teknik ecoprint sebagai peluang bisnis fashion ramah lingkungan. Latar belakang kegiatan ini adalah ketergantungan ekonomi masyarakat pada sektor pertanian tradisional, rendahnya tingkat pendidikan, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk usaha kreatif. Mitra utama program adalah kelompok PKK Nagari Matua Hilia yang memiliki potensi namun menghadapi keterbatasan keterampilan dan akses pasar. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah nagari, pelatihan pembuatan dan pengembangan produk ecoprint, pelatihan pemasaran, pembentukan wadah usaha, serta pemilihan Duta Ecoprint untuk sosialisasi berkelanjutan. Kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan pelatihan, pendampingan, kolaborasi dengan dinas terkait, dan strategi pemasaran berbasis e-commerce, media sosial, serta pameran. Hasil yang dicapai pada tahap ini meliputi peningkatan keterampilan anggota PKK dalam produksi ecoprint, terbentuknya produk awal yang memiliki nilai seni dan ramah lingkungan, serta meningkatnya kesadaran akan peluang pasar lokal dan ekspor. Dampak program mencakup pemberdayaan perempuan, diversifikasi produk, peningkatan pendapatan, dan penguatan identitas budaya lokal. Program ini menunjukkan bahwa pengembangan ecoprint berbasis sumber daya lokal dapat menjadi strategi efektif untuk menggerakkan ekonomi kreatif pedesaan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi.
Copyrights © 2025