Masyarakat di Desa Sayang banyak terjebak dalam pinjaman tidak resmi dengan bunga tinggi kepada "Bank Emok atau Bank Duduk", dimana mayoritas penggunanya adalah perempuan. Minimnya tingkat literasi keuangan menyebabkan masyarakat kesulitan mencerna berbagai informasi dalam pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijak, sehingga rentan terjebak pada penipuan investasi, memiliki gaya hidup di luar kemampuan dan kebingungan dalam menentukan tujuan keuangan. Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) menargetkan Perempuan, Ibu Rumah Tangga dan Komunitas untuk diberikan literasi keuangan, sehingga indeks literasi dapat ditingkatkan. Oleh sebab itu Kader PKK merupakan salah satu sasaran yang relevan dalam kegiatan pengabdian ini. Sosialisasi mengenai literasi keuangan dilakukan secara langsung kepda mitra dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Mitra dikenalkan dengan aplikasi pencatatan keuangan sehari-hari yaitu Money Lover. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah terbangunnya awareness atau kesadaran, khususnya para wanita dalam mengatur keuangannya sehari-hari.
Copyrights © 2025