Aisyiyah sebagai organisasi perempuan berbasis Islam memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia. Namun, pengurus Aisyiyah sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan organisasi, seperti kurangnya keterampilan manajerial, sistem administrasi yang belum optimal, serta koordinasi yang lemah antar pengurus. Program pelatihan dan pendampingan manajemen organisasi diterapkan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola organisasi secara profesional dan berkelanjutan. Metode yang digunakan mencakup tiga tahap utama, yaitu seminar dan lokakarya untuk memberikan pemahaman konseptual, pelatihan teknis berbasis praktik untuk meningkatkan keterampilan administrasi dan manajemen keuangan, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan selama enam bulan untuk memastikan implementasi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas manajerial peserta, dengan skor rata-rata perencanaan strategis meningkat dari 65 menjadi 85, pengorganisasian dari 68 menjadi 88, kepemimpinan dari 70 menjadi 90, serta evaluasi program dari 66 menjadi 87. Selain itu, lebih dari 75% peserta mampu menerapkan sistem administrasi yang lebih terstruktur dan efisien setelah mengikuti pelatihan. Kebaruan program ini terletak pada integrasi nilai-nilai keagamaan dalam materi pelatihan, pendekatan pembelajaran partisipatif yang memungkinkan peserta berbagi pengalaman, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan penerapan ilmu dalam praktik organisasi. Program ini diharapkan menjadi model dalam pengembangan kapasitas organisasi berbasis komunitas, sehingga Aisyiyah dapat semakin optimal dalam menjalankan misinya dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Copyrights © 2025