Ketidakjelasan batas wilayah administratif sering kali menimbulkan berbagai permasalahan dalam pengelolaan sumber daya alam, perencanaan pembangunan, dan penyelesaian sengketa antar wilayah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu Nagari Koto Tinggi di Kabupaten Padang Pariaman dalam pembuatan peta batas wilayah yang akurat dan sah, guna mendukung pengelolaan administrasi nagari yang lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi Forum Grup Diskusi (FGD) sebagai pendekatan partisipatif untuk menentukan titik-titik pembatas bersama dengan delapan nagari tetangga yang berperan sebagai informan untuk menentukan batas-batas nagari, serta pemetaan menggunakan teknologi drone untuk menghasilkan citra udara beresolusi tinggi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode FGD dan pemetaan drone berhasil menghasilkan peta batas yang akurat dan sesuai dengan pemahaman masyarakat lokal. Peta ini tidak hanya menyelesaikan masalah ketidakjelasan batas administratif, tetapi juga memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, dan penghindaran konflik antar nagari. Kesimpulannya, penggunaan teknologi drone dalam pemetaan batas wilayah, dikombinasikan dengan pendekatan partisipatif melalui FGD, merupakan strategi efektif untuk meningkatkan akurasi dan legitimasi peta administrasi, serta memperkuat koordinasi antar wilayah di Nagari Koto Tinggi.
Copyrights © 2025