Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, dikenal sebagai daerah penghasil ubi jalar berkualitas tinggi. Namun, petani di wilayah ini menghadapi tantangan besar akibat proses pencucian ubi jalar yang masih dilakukan secara manual. Metode ini menghabiskan banyak waktu dan tenaga serta kurang efisien, yang berpotensi menurunkan nilai jual produk. Dalam upaya mengatasi masalah ini, pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pencucian ubi jalar melalui penerapan teknologi mesin pencuci. Hasil dari pengabdian ini adalah tercipta sebuah mesin pencuci ubi jalar dengan kapasitas 300 kg/jam. Dengan menggunakan mesin pencuci ubi model rotary ini, mitra dapat meningkatkan produktivitasnya dan mengurangi beban kerja fisik. Mesin ini bekerja dengan prinsip putaran drum yang dilengkapi sikat pembersih, memungkinkan ubi bersentuhan dengan alat pembersih saat berputar, sehingga kotoran dan tanah dapat dihilangkan secara efektif. Setelah serah terima mesin dan pelatihan penggunaan kepada mitra pada 8 September 2024, hasilnya mulai terlihat. Dengan penerapan teknologi ini, nilai jual ubi jalar mengalami peningkatan dari Rp 4.500/kg menjadi Rp 5.500/kg. Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani tetapi juga membuka peluang untuk diversifikasi produk, menjadikan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat di Nagari Koto Tinggi.
Copyrights © 2025