Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketidaktuntasan pada aspek tertentu dalam penulisan cerita pendek. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 11 Kendari yang berjumlah 112 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis cerita pendek, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif deskriptif melalui perhitungan skor dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis cerita pendek siswa secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Namun demikian, masih terdapat ketidaktuntasan pada aspek nilai-nilai dalam cerita pendek serta pada aspek kebahasaan, khususnya ejaan dan tanda baca. Ketidaktuntasan tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan reflektif dan imajinatif siswa, rendahnya penguasaan kosakata, serta pembelajaran menulis yang belum sepenuhnya berorientasi pada proses kreatif dan penyuntingan bahasa. Dengan demikian, meskipun siswa telah mampu menulis cerita pendek secara umum, peningkatan kualitas pembelajaran tetap diperlukan untuk memperbaiki aspek makna dan ketelitian berbahasa dalam cerpen siswa.
Copyrights © 2026