Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Avoidant Attachment dan Self Disclosure pada Mahasiswa Citra Marhan; Shinta Adelya; Aris Badara
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.25400

Abstract

Pada masa sekarang ini banyak kegiatan ataupun wadah untuk mahasiswa melakukan self disclosure, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Self disclosure yang baik dikatakan mampu meringankan stres yang dialami mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo. Populasi penelitian ini sebanyak 357 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 49 mahasiswa, dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo, berusia 18-25 tahun serta memiliki avoidant attachment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala avoidant attachment dan skala self disclosure, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi yaitu uji normalitas dan uji linearitas, serta uji hipotesis. Hasil koefisien korelasi -460 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa, tanda negatif pada skor korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI TIPE KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 24 KONAWE SELATAN Aswandi Posudo Wonua; Fahrudin Hanafi; Aris Badara
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i3.192

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) untuk meningkatkan aktivitas guru kelas VIII B SMP Negeri 24 Konawe Selatan saat melaksanakan pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS). (2) untuk meningkatkan aktivitas siswa kelas VIII B SMP Negeri 24 Konawe Selatan saat melaksanakan pembelajaran menulis teks berita dengan mengguanakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS). (3) untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Penelitian ini mengikuti desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Objek penelitian ini peranan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes deskripsi. Data dianalisis dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dapat meningkatkan efektifitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa pada prose pembelajaran menulis teks berita dan dapat meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis teks berita siswa kelas VIII B SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Hal ini dapat dilihat dari tercapainya indikator keberhasilan baik dari segi proses maupun hasil dalam penelitian ini. Rata-rata hasil observasi aktivitas guru pada siklus I sebesar 61,11% dan pada siklus II meningkat menjadi 94,44%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 58,33% dan pada siklus II meningkat menjadi 88,88%. Dari segi hasil ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 62,5% dan pada siklus II presentasi ketuntasan klaksikal sebesar 87,5%.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PERSUASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RAHA KABUPATEN MUNA Fitri Ogita; Aris Badara; La Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i3.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Raha Kabupaten Muna.Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Raha. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 2 Raha yang berjumlah 29 orang siswa. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah efektivitas pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan media gambar yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes tertulis.Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa bahwa di antara 29 siswa yang menjadi sampel penelitian, terdapat 27 orang siswa atau 93,10% siswa tergolong kategori efektif dalam menulis teks persuasi menggunakan media gambar dengan rincian sebanyak 7 orang siswa atau 24,13% tergolong sangat baik (A), 12 orang siswa atau 58,62% tergolong baik (B), dan 3 orang siswa atau 10,34% tergolong cukup (C), sedangkan 2 orang siswa atau 6,89% tergolong kategori belum efektif atau kurang (D) dalam menulis teks persuasi dengan menggunakan media gambar.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Raha tuntas secara klaksikal dalam menulis teks persuasi menggunakan media gambar dengan presentase kemampuan 93,10%, sehingga penggunaan media gambar dalam menguji kemapuan siswa dalam menulis teks persuasif sangatlah efektif
KEBERTAHANAN KOSAKATA KELADANGAN BAHASA MUNA DI DESA WAWESA KECAMATAN BATALAIWORU KABUPATEN MUNA Wa Ode Fitriani Sari; La Ode Sidu Marafad; Aris Badara; Muhammad Akbar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.503

Abstract

Penelitian   dengan   judul   Kebertahanan   Kosakata   Keladangan   Bahasa Muna di Desa Wawesa Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna, bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kebertahanan kosakata keladangan bahasa Muna di desa Wawesa kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian ini adalah metode formal dan informal, dengan menyajikan hasil analisis data menggunakan kata-kata biasa serta menggunakan tanda dan lambang-lambang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) cara, yaitu: teknik angket (kuesioner) dan teknik wawancara (interview). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan remaja usai remaja akhir usia 17-25 tahun dan usia dewasa awal usia 26-35 tahun mengenai kebertahanan kosakata keladangan bahasa Muna di desa Wawesa kabupaten Muna, di Kabupaten Muna dikatakan masih bertahan dengan persentase 85,24%. Dalam penelitian ini tingkat Kebertahanan kosakata keladangan bahasa Muna di desa Wawesa Kabupaten Muna yaitu ada 2500 kosakata yang dipahami dengan persentase 85,24% secara keseluruhan, sedangkan kosakata yang tidak dipahami sebanyak 369 kosakata dengan persentase 14,76%.
GAYA BAHASA PERBANDINGAN DAN PENEGASAN DALAM NOVEL KUTUKAN TANAH BUTON KARYA SAFARUDIN Dedeh Ayu Aden Prastika Songohano; Aris Badara; Sumiman Udu
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gaya bahasa perbandingan dan penegasan dalam novel Kutukan Tanah Buton karya Safarudin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini termaksud jenis penelitian kepustakaan. Sumber penelitian ini adalah novel Kutukan Tanah Buton karya Safarudin, yang diterbitkan pada tahun 2018. Teknik ppengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca catat. Data dalam penelitian di analisis menggunakan pendekatan stilistika. Hasil penelitian gaya bahasa dalam novel Kutukan Tanah Buton karya Safarudin meliputi (1) gaya bahasa perbandingan yaitu, (a) gaya bahasa simile, (b) gaya bahasa hiperbola, (c) gaya bahasa metafora, (d) gaya bahasa alegori dan (e) Personifikasi (2) Gaya bahasa penegasan yaitu, (a) gaya bahasa repitisi, (b) gaya bahasa aliterasi, (c) gaya bahasa elepsis, (d) gaya bahasa retoris, (e) gaya bahasa eklamasio, dan (f) gaya bahasa sindenton. Peristiwa dalam novel ini terjadi di tiga tempat yakni Kendari, Bau-bau dan Makassar.
KEMAMPUAN MENULIS IKLAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KENDARI Salwiana Udin; Fahruddin Hanafi; Aris Badara
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i1.1016

Abstract

This study aims to describe the ability to write advertisements in class VIII students of SMP Negeri 5 Kendari. This study is classified as field research, which is carried out directly at SMP Negeri 5 Kendari as the object of research to collect data in accordance with the problems in this study. The population in this study were all class VIII students of SMP Negeri 5 Kendari with a total of 372 students consisting of 11 classes. The sample in this study was 158 with a 10% error rate. The sampling technique used was Proportionate Stratified Random Sampling, which is sampling by sorting student learning achievement from the highest to the lowest based on daily test scores. The data collection technique used in this study was by giving an advertisement writing test. The results showed data from 158 respondents, there were 50 respondents (31.64%) included in the category of being able to write advertisements and there were 108 respondents (68.35%) included in the category of not being able to write advertisements. Classically, it can be classified that the ability to write advertisements of class VIII students of SMP Negeri 5 Kendari is included in the category of not yet capable because it reaches 31.64% and has not exceeded the classical achievement criteria set, namely 85%.
KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KADO TERBAIK KARYA J.S. KHAIREN Mien Ismy Sidratul Ayath; Aris Badara; Sri Suryana Dinar
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pesastra Edisi Februari
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v1i1.7

Abstract

The objective of this research is to describe the forms of conflicts experienced by the main character in the novel Kado Terbaik by J.S. Khairen. The method used in this research is qualitative descriptive method. Based on the research results on the novel Kado Terbaik by J.S. Khairen, the following conclusions can be drawn: The main character in the novel Kado Terbaik by J.S. Khairen is Rizki. The problems in the novel begin when Rizki and his two younger sisters are abandoned by their mother in an orphanage, but it is not a legitimate orphanage. Instead, it is an illegal orphanage involved in child exploitation and organ trafficking. The conflicts experienced by the main character in the novel Kado Terbaik by J.S. Khairen include external conflicts (physical conflicts and inner conflicts) and internal conflicts (inner conflicts). Physical conflicts involve tension between the main character and other characters, including physical fights and violence, while social conflicts include arguments or quarrels. Internal conflicts involve inner turmoil such as despair, confusion, disappointment, regret, restlessness, anxiety, longing, unfulfilled hopes, affection, fear, heartache, dilemma, compulsion, and sympathy.
KEMAMPUAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS VII SMP Sri Nurul Azmi; Fahruddin Hanafi; Aris Badara
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pesastra Edisi Mei
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v2i2.112

Abstract

The purpose of this study was to describe the ability to write pantun of class VII students of SMP Negeri 5 Kendari. This study is classified as a field research. The method used in this study is descriptive quantitative. The population in this study were all class VII students of SMP Negeri 5 Kendari totaling 442 people. The number of samples in this study was 168 people. The data collection technique used in this study was a pantun writing test given to students. Based on the results of thestudy and data analysis carried out, data from 168 students of class VII of SMP Negeri 5 Kendari who were respondents, as many as 138 (82.14%) were categorized as capable of writing pantun and 30 students (17.85%) were categorized as not yet capable of writing pantun. Classically, the ability to write pantun of class VII students of SMP Negeri 5 Kendari is categorized as not yet capable because the percentage of student ability only reaches 82.14%, still below the classical completeness standard of 85%. The ability to write pantun covering the theme aspect is 79.16%, structure 89.28%, rhyme 73.21%, rhyme and content of pantun 81.54%, and message and mandate 69.64%. Of the 5 aspects assessed, only 1aspect is categorized as classically capable, namely the structure aspect.